fost-nepal.org – Teknologi komunikasi modern kini telah membawa perubahan signifikan dalam cara perusahaan dan organisasi besar berinteraksi. Penelitian menunjukkan bahwa ukuran ideal untuk percakapan produktif secara real-time hanyalah antara empat hingga tujuh orang. Dalam kelompok yang lebih besar, individu sering merasa frustasi karena kesempatan untuk berbicara dan mengemukakan pendapatnya menjadi terbatas.
Sebagai solusi, banyak organisasi beralih ke metode seperti survei atau wawancara, meskipun pendekatan ini tidak selalu menciptakan rasa keterlibatan yang memadai. Penelitian menunjukkan bahwa percakapan interaktif jauh lebih efektif untuk menggali ide dan membahas alternatif, menciptakan solusi yang lebih baik daripada sekadar mengumpulkan data.
Salah satu teknologi baru yang menjawab tantangan ini adalah Hyperchat AI. Teknologi ini memungkinkan tim besar untuk berdiskusi secara efisien, memfasilitasi perdebatan, dan menciptakan solusi dengan mengadaptasi prinsip kecerdasan kolektif. Hyperchat AI membagi kelompok besar menjadi subgrup kecil, di mana setiap subgrup dapat berdiskusi dengan dukungan AI yang berperan sebagai agen percakapan.
Dalam penerapan terbaru, sebuah eksperimen dilakukan dengan 110 peserta yang menonton Super Bowl. Mereka dibagi menjadi 24 subgrup, memungkinkan mereka untuk membahas dan memutuskan iklan mana yang paling efektif dalam waktu hanya 10 menit. Hasilnya menunjukkan bahwa iklan Pepsi dengan tema beruang kutub dianggap paling sukses, sementara iklan Coinbase dinilai kurang efektif.
Studi ini sekaligus menggarisbawahi kemampuan Hyperchat AI dalam mempercepat proses pengambilan keputusan dengan hasil yang lebih cerdas dan akurat. Melalui pendekatan percakapan real-time, organisasi dapat memanfaatkan pengetahuan, wawasan, dan keahlian kolektif dari anggota tim untuk menciptakan solusi yang lebih baik.