Site icon fost-nepal

Amazon Menghentikan Penggunaan NDA untuk Pusat Data

fost-nepal.org – Amazon baru-baru ini mengumumkan serangkaian komitmen publik untuk komunitas di mana perusahaan tersebut membangun pusat data. Salah satu langkah penting adalah penghentian penggunaan perjanjian non-disclosure (NDA) dalam kesepakatannya dengan pejabat daerah. Pengumuman ini disampaikan oleh CEO Amazon, Matt Garman, melalui sebuah postingan blog pada hari Jumat.

Garman menjelaskan bahwa Amazon akan menginvestasikan sebesar $1 miliar selama lima tahun ke depan untuk mendukung pengembangan komunitas yang menjadi lokasi pusat data mereka. Investasi tersebut akan difokuskan pada program perguruan tinggi gratis, pelatihan tenaga kerja, dan peningkatan efisiensi energi untuk sekolah, rumah, dan bangunan komunitas.

Dia juga mengakui adanya reaksi keras dari masyarakat terhadap pembangunan pusat data yang dapat menghambat kemajuan dalam perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). Saat ini, terdapat lebih dari 100 moratorium pusat data yang sedang dipertimbangkan di seluruh AS. Garman menandaskan bahwa jika moratorium tersebut diterapkan, AS berisiko tertinggal dalam perlombaan AI, yang dampaknya akan terasa dalam jangka waktu yang lama.

Penggunaan NDA telah menjadi isu kontroversial, karena sering kali menghalangi pejabat lokal untuk berbagi informasi publik terkait proyek pusat data, termasuk penggunaan energi dan air. Terbaru, beberapa negara bagian, seperti Pennsylvania dan Massachusetts, telah mengambil langkah tegas untuk menekan penggunaan NDA di dalam proyek pusat data.

Di tingkat federal, sekelompok legislator bipartisan juga telah mengusulkan undang-undang yang bertujuan untuk melarang praktik NDA untuk pusat data. Amazon, yang terlibat dalam beberapa kontroversi terkait NDA, termasuk di kota Tucson, Arizona, kini berkomitmen untuk mengubah cara kerjanya dan mengutamakan transparansi dalam proyek-proyek mereka.

Exit mobile version