fost-nepal.org – Penemuan hiu putih besar di Laut Mediterania baru-baru ini menarik perhatian dunia. Penemuan ini terjadi saat penyelaman yang dilakukan oleh sukarelawan dari organisasi Ghost Diving dan Healthy Seas di Selat Sisilia. Hiu yang terpantau adalah spesimen jantan dewasa dari spesies Carcharodon carcharias, yang saat ini dikategorikan sebagai terancam punah.
Derk Remmers, seorang penyelam yang mendokumentasikan peristiwa ini, mengisahkan kesulitan untuk menyalakan kameranya akibat rasa senangnya. Rekaman ini menjadi yang pertama yang menunjukkan hiu putih besar di habitat aslinya di Mediterania. Hiu putih dikenal sebagai salah satu predator paling efisien di ekosistem laut, berperan penting dalam menjaga keseimbangan populasi spesies lain di sekitarnya.
Kini, populasi hiu putih di Laut Mediterania telah menurun drastis akibat aktivitas manusia. Walaupun terkenal sebagai predator, serangan terhadap manusia sangat jarang terjadi. Sebaliknya, ancaman terhadap spesies ini justru berasal dari penangkapan ikan yang tidak disengaja, perburuan ilegal, dan hilangnya habitat. Badan konservasi mengklasifikasikan hiu putih sebagai spesies rentan menurut daftar Merah Uni Internasional untuk Konservasi Alam, di mana populasi Mediterania dianggap paling kritis.
Setiap penemuan hiu putih di wilayah ini memberikan peluang berharga untuk penelitian ilmiah dan strategi konservasi. Carlo Cattano, seorang peneliti di Stazione Zoologica Anton Dohrn, menekankan bahwa pengamatan semacam ini sangat berharga untuk memahami perilaku hiu putih yang terancam punah. Sighting ini diharapkan dapat mendukung upaya konservasi di ekosistem laut Mediterania, yang dikenal sebagai salah satu yang paling rapuh di dunia.