Site icon fost-nepal

Intuit Optimis Data 40 Tahun Bisnis Kecil Hadapi SaaSpocalypse

[original_title]

fost-nepal.org – Intuit, perusahaan penyedia perangkat lunak keuangan, mengalami penurunan nilai pasar sekitar sepertiga sejak awal tahun ini, sejalan dengan tren serupa yang dialami oleh sejumlah pemain besar dalam industri Software as a Service (SaaS) seperti Adobe dan IBM. Penurunan ini dipicu oleh munculnya alat AI otonom seperti Claude Cowork, yang dapat menyelesaikan tugas-tugas kompleks seperti pembukuan dan pengajuan pajak tanpa campur tangan manusia.

Investor dan pengamat pasar berpendapat bahwa dengan kemampuan AI yang semakin canggih, layanan tradisional yang biasanya menawarkan perangkat lunak untuk digunakan pengguna kini harus bersaing dengan solusi yang memberikan hasil otomatis secara langsung. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk mengurangi ketergantungan pada model berlangganan berbasis pengguna, yang selama ini menjadi sumber pendapatan utama Intuit.

Dalam menghadapi tantangan ini, CEO Intuit, Sasan Goodarzi, menyatakan keyakinan bahwa data merupakan keunggulan kompetitif tersendiri bagi perusahaan. Intuit mengandalkan data yang dihasilkan oleh lebih dari 100 juta pelanggannya, serta koneksi dengan lebih dari 24.000 bank dan situs e-commerce. Marianna Tessel, EVP dan GM kelompok bisnis kecil, menambahkan bahwa pengalaman lebih dari 40 tahun di industri ini memberikan wawasan mendalam tentang kebutuhan pelanggan yang tidak mudah ditiru oleh alat AI generik.

Untuk bertahan di pasar yang semakin kompetitif, Intuit menjalin kemitraan dengan Anthropic untuk memanfaatkan teknologi AI mereka dan membawa agen-agen AI ke dalam bisnis menengah. Langkah ini menunjukkan upaya Intuit untuk beradaptasi dengan perubahan trend dan memanfaatkan keunggulan yang dimiliki, menjaga posisi mereka di industri perangkat lunak yang tengah bertransformasi.

Exit mobile version