Site icon fost-nepal

Meta Hadapi Pengadilan Kasus Keamanan Anak di New Mexico

fost-nepal.org – Meta, perusahaan induk Facebook dan Instagram, kini harus menghadapi proses hukum di New Mexico terkait tuduhan tidak melindungi anak-anak dari eksploitasi seksual di aplikasinya. Dalam gugatan yang diajukan oleh Jaksa Agung New Mexico, Raúl Torrez, Meta dituduh melanggar Undang-Undang Praktik Tidak Adil dengan desain fitur dan algoritma yang menciptakan kondisi berbahaya bagi pengguna, terutama anak-anak. Proses ini dimulai di Santa Fe, setelah lebih dari dua tahun kasus diajukan.

Dalam minggu yang sama, Meta juga terlibat dalam persidangan penting lainnya di California, yang menjadi ujian hukum pertama terhadap kecanduan media sosial. Gugatan di California melibatkan beberapa perusahaan media sosial lainnya, termasuk Snap dan TikTok, yang sudah mencapai kesepakatan, sedangkan Meta, yang memilih untuk melanjutkan ke pengadilan, berpotensi memanggil eksekutif seniornya sebagai saksi.

Meskipun besar kemungkinan Mark Zuckerberg tidak akan bersaksi secara langsung di pengadilan New Mexico, persidangan ini tetap penting. Ini adalah kasus pertama yang diangkat oleh negara bagian terhadap Meta yang benar-benar sampai ke tahap peradilan di AS. Kasus ini berfokus pada persoalan sangat teknis, seperti bagaimana algoritma bekerja dan apa makna dari “menyesatkan” publik.

Persidangan diperkirakan akan berlangsung selama tujuh minggu dengan dewan juri yang beranggotakan sepuluh wanita dan delapan pria. Dalam pernyataan awalnya, Meta membantah tuduhan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk melindungi pengguna muda. Direktur Eksekutif Tech Oversight Project, Sacha Haworth, menyebut kedua proses hukum ini sebagai “persidangan generasi” yang akan menarik perhatian banyak orang terhadap tanggung jawab perusahaan teknologi besar.

Exit mobile version