Site icon fost-nepal

Microsoft Tentukan Biaya Program Pensiun Sukarela

[original_title]

fost-nepal.org – Microsoft mengumumkan bahwa perusahaan akan mencatat biaya sebesar $900 juta pada kuartal ini sebagai bagian dari program pensiun sukarela. Pernyataan ini disampaikan dalam laporan pendapatan terbaru perusahaan, yang menunjukkan pencapaian pendapatan sebesar $82,9 miliar untuk kuartal yang berakhir pada 31 Maret 2026.

Program pensiun sukarela ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi tenaga kerja Microsoft yang sebanyak 228.000 karyawan di seluruh dunia pada pertengahan 2025. Dalam laporan tersebut, Microsoft juga menyatakan bahwa jumlah karyawannya turun dibandingkan tahun sebelumnya, dengan proyeksi penurunan serupa untuk tahun fiskal 2027 yang dimulai pada bulan Juli.

CFO Microsoft, Amy Hood, dalam konferensi pendapatan menyampaikan bahwa perusahaan berfokus pada pembentukan tim yang berkinerja tinggi dan mampu beradaptasi dengan cepat. Di saat bersamaan, Microsoft berencana untuk meningkatkan pengeluaran modal lebih dari $40 miliar pada kuartal ini, dengan investasi terbesar pada infrastruktur data dan kecerdasan buatan.

Pensiun sukarela ini ditujukan untuk karyawan di level direktur senior ke bawah di AS yang memenuhi syarat usia dan tahun kerja secara kumulatif 70 tahun atau lebih. Karyawan yang memenuhi syarat diharapkan menerima detail lebih lanjut pada 7 Mei dan akan memiliki waktu 30 hari untuk mengambil keputusan. Dari 125.000 karyawan di AS, sekitar 7% diperkirakan memenuhi syarat, yang berarti sekitar 8.750 karyawan dapat berpartisipasi dalam program tersebut.

Program ini memberikan kompensasi keuangan serta perawatan kesehatan yang diperpanjang, meski rincian lengkapnya belum dibagikan. Respon terhadap program ini bervariasi di media sosial, dengan beberapa menyambutnya sebagai alternatif yang lebih manusiawi dibandingkan pemecatan, sementara yang lain mengkhawatirkan potensi hilangnya karyawan berpengalaman.

Exit mobile version