Site icon fost-nepal

Pembuat undang-undang Washington fokus lindungi remaja dari media sosial

[original_title]

fost-nepal.org – Usaha untuk mengimplementasikan langkah-langkah perlindungan bagi anak-anak di media sosial kembali diangkat di legislatif Washington. Hal ini dipicu oleh tragedi yang menimpa Avery Ping, seorang remaja berusia 16 tahun yang meninggal akibat overdosis setelah mengakses obat terlarang melalui aplikasi Snapchat. Pengalaman ini disampaikan oleh ayahnya, Aaron Ping, yang mengkhawatirkan pengaruh media sosial terhadap perkembangan otak remaja.

Aaron mendorong pengesahan House Bill 1834, yang bertujuan untuk melindungi anak-anak dari “umpan adiktif” di platform seperti Instagram, YouTube, dan TikTok. Menurut rancangan undang-undang ini, anak-anak tetap dapat mengakses konten spesifik tetapi tidak akan menerima notifikasi dorong di luar jam malam atau waktu belajar tanpa izin orang tua. Aaron percaya bahwa langkah ini penting demi keamanan anak-anak di dunia maya.

Sebelumnya, Senat telah menyetujui versi undang-undang tersebut dengan dukungan bipartisan, tetapi mengalami kebuntuan di Dewan Perwakilan Rakyat akibat kekhawatiran terkait konstitusi dan privasi. Langkah ini diusulkan atas permintaan Jaksa Agung Negara Bagian Nick Brown dan mendapat dukungan dari Gubernur Bob Ferguson, yang sebelumnya telah mengajukan gugatan kepada TikTok dan Meta terkait kebijakan mereka menarik perhatian anak-anak.

Meskipun ada dukungan luas, industri teknologi menunjukkan keprihatinan. Organisasi TechNet yang mewakili perusahaan teknologi besar menilai undang-undang ini dapat membatasi kemampuan perusahaan dalam memberikan kontrol orang tua yang efektif. Kelompok Aksi Anak-anak juga menekankan pentingnya undang-undang ini untuk melindungi kesehatan psikologis anak.

Legislasi lain juga sedang dipertimbangkan yang akan mewajibkan anak-anak di bawah 16 tahun untuk mendapatkan izin orang tua sebelum membuat akun media sosial, sebagai langkah awal untuk menjaga privasi dan keamanan anak-anak di internet.

Exit mobile version