Site icon fost-nepal

Pemutusan Hubungan Kerja Terbaru Amazon Mungkin Dimulai Minggu Depan

[original_title]

fost-nepal.org – Amazon berencana melakukan pemangkasan ratusan ribu pekerjaan korporat dalam waktu dekat, menyusul laporan terbaru yang mengindikasikan bahwa PHK dapat dimulai minggu depan. Dalam pengumuman sebelumnya, perusahaan ini telah mengurangi sekitar 14.000 karyawan secara global pada bulan Oktober lalu. Dengan pemangkasan mendatang, jumlah keseluruhan bisa menjadi yang terbesar dalam sejarah Amazon, melebihi 27.000 posisi yang dipecat selama tahun 2023.

Menurut sumber yang diakses, keputusan ini ditengarai berkaitan dengan efisiensi organisasi dan pergeseran sumber daya ke area strategis yang dianggap lebih penting untuk kebutuhan pelanggan saat ini dan di masa depan. Dalam memo yang dikirimkan kepada karyawan, Beth Galetti, kepala sumber daya manusia Amazon, menekankan bahwa perusahaan tengah berupaya berinovasi lebih cepat dengan memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI).

Sementara itu, CEO Amazon Andy Jassy menjelaskan bahwa pemangkasan bukan disebabkan oleh tekanan finansial atau penggantian pekerjaan oleh AI. Ia menegaskan bahwa Amazon ingin tetap gesit dan menghadapi tantangan yang ada, terutama setelah mengalami pertumbuhan pesat selama satu dekade yang mengakibatkan adanya lapisan manajemen yang berlebihan.

AWS, unit cloud Amazon, diprediksi akan mendongkrak performa saham perusahaan seiring dengan meningkatnya permintaan akan teknologi AI. Pada awal tahun 2023, jumlah pekerja korporat Amazon mencapai sekitar 350.000 orang, sehingga pemangkasan 30.000 karyawan akan mencakup sekitar 8,5% dari total tenaga kerja korporat. Di kawasan Seattle, sekitar 50.000 karyawan korporat dipekerjakan, dan pada tahun lalu, lebih dari 2.300 karyawan dipecat di negara bagian Washington.

Amazon akan merilis laporan keuangan kuartalan pada 5 Februari mendatang, yang diharapkan dapat memberikan gambaran lebih jelas mengenai langkah-langkah strategis perusahaan di masa depan.

Exit mobile version