Site icon fost-nepal

Pendiri Amperity Menjadi Co-CEO, Bawa ‘Jiwa’ Startup ke Depan

[original_title]

fost-nepal.org – Perusahaan rintisan data pelanggan, Amperity, tengah melakukan perubahan besar dalam kepemimpinannya dengan mengangkat kembali pendiri sekaligus CEO bersama, Derek Slager dan Kabir Shahani. Keputusan ini diumumkan pada awal pekan ini, kurang dari dua tahun setelah Amperity mengangkat Tony Alika Owens, mantan eksekutif Salesforce, sebagai CEO.

Perubahan ini dianggap strategis di tengah meningkatnya permintaan akan alat data pelanggan berbasis kecerdasan buatan (AI). Slager dan Shahani menyatakan keyakinan mereka bahwa teknologi ini akan menciptakan peluang besar bagi perusahaan. Amy Kelleran Pelly, yang sebelumnya menjabat CFO, akan memperluas tanggung jawabnya dan menjadi presiden sambil terus menjalankan peran CFO.

Dalam pernyataan di LinkedIn, Slager mengungkapkan bahwa pengalaman berada di garis depan perkembangan teknologi data pelanggan memberi mereka kepercayaan diri untuk memimpin Amperity ke era baru. Dia menegaskan, Amperity telah membangun fondasi yang kuat selama dekade terakhir, yang siap memasuki era AI.

Amperity, yang didirikan pada 2016, berfokus membantu merek-merek besar mengintegrasikan informasi pelanggan dari berbagai sistem menjadi profil tunggal. Perusahaan ini memiliki klien dari berbagai sektor, termasuk Virgin Atlantic dan Dick’s Sporting Goods. Sejak didirikan, Amperity telah berhasil mengumpulkan dana lebih dari 180 juta dolar dari investor.

Kepergian Owens dari posisi CEO merupakan hasil perencanaan yang matang dan dinyatakan sebagai “transisi bersama.” Meskipun tidak mengungkapkan rincian kepergian tersebut, pihak Amperity menyatakan rasa terima kasih atas kontribusinya.

Dengan adanya kepemimpinan baru ini, Slager dan Shahani berkomitmen untuk membawa Amperity menuju pertumbuhan yang lebih besar, dengan fokus pada pengembangan teknologi AI untuk meningkatkan kinerja data pelanggan.

Exit mobile version