Site icon fost-nepal

Pengembang WireGuard VPN tak dapat kirim pembaruan setelah akun terkunci

fost-nepal.org – WireGuard, proyek perangkat lunak penting yang menjadi dasar bagi banyak software keamanan, mengumumkan bahwa penyandang dana utama, Microsoft, telah mengunci akun pengembangnya. Hal ini mengakibatkan WireGuard tidak dapat mengirim pembaruan perangkat lunak kepada pengguna Windows. Jason Donenfeld, pencipta WireGuard, menyatakan bahwa penguncian ini terjadi setelah upaya pembaruan yang direncanakan, yang penting agar perangkat lunak dapat berfungsi dengan baik.

Menurut Donenfeld, dia tidak menerima pemberitahuan apapun dari Microsoft mengenai penangguhan akun tersebut. Kejadian ini bukan yang pertama kalinya terjadi pada proyek sumber terbuka ternama. Sebelumnya, perangkat lunak enkripsi VeraCrypt mengalami situasi serupa, di mana pengembangnya juga terhalang melakukan pembaruan tanpa pemberitahuan dari Microsoft. Para pengembang mengekspresikan kekhawatiran serius atas dampak dari ketidakmampuan memperbarui perangkat lunak, terutama jika muncul kerentanan yang harus segera ditangani.

Donenfeld menjelaskan bahwa dia telah melakukan modernisasi pada kode Windows WireGuard selama beberapa minggu dan siap mengirimkan pembaruan, namun terhambat oleh kesulitan akses ke akun Microsoft-nya. Meski sudah melakukan verifikasi identitas dengan dokumen resmi, akses tersebut tetap tidak dapat dipulihkan.

Microsoft, dalam program Hardware Windows-nya, mewajibkan semua pengembang untuk melalui proses verifikasi akun sebelum dapat merilis kode yang mungkin sensitif. Program verifikasi ini telah ditutup, yang menyebabkan banyak pengembang, termasuk Windscribe, mengalami masalah serupa dan tidak dapat melakukan pembaruan.

Hingga berita ini ditulis, Donenfeld telah mendapat harapan baru dan berusaha menghubungi tim dukungan eksekutif Microsoft untuk menyelesaikan masalah ini. Microsoft belum memberikan komentar resmi terkait situasi tersebut.

Exit mobile version