Site icon fost-nepal

Salesforce Luncurkan Agentforce untuk Memperbaiki Alur Kerja AI

[original_title]

fost-nepal.org – Tim AI perusahaan menghadapi tantangan baru dalam implementasi agen cerdas. Masalah ini muncul bukan karena model mereka tidak dapat berfungsi, tetapi karena alur kerja yang ada tidak dirancang untuk mendukung agen. Ketidakfungsian ini akan semakin memburuk ketika organisasi mencoba menerapkan agen dalam sistem back-office mereka. Untuk mengatasi masalah ini, muncul lapisan arsitektur baru yang disebut kontrol eksekusi alur kerja, yang memberikan struktur yang deterministik pada proses yang dijalankan oleh agen.

Salesforce menjadi salah satu perusahaan yang mempelopori solusi ini dengan meluncurkan platform alur kerja baru. Platform ini mengubah alur kerja back-office menjadi set tugas yang dapat diselesaikan oleh agen yang spesialis. Pengguna dapat mengunggah proses mereka atau menggunakan salah satu blueprint yang disediakan oleh Salesforce, di mana Agentforce Operations akan merinci tugas untuk agen.

Sanjna Parulekar, wakil presiden senior produk di Salesforce, menjelaskan bahwa banyak alur kerja perusahaan tidak dirancang untuk meningkatkan performa agen. Berdasarkan pengamatan mereka, sering kali proses yang gagal berakar dari dokumen persyaratan produk yang tidak akurat. Tanpa lapisan kontrol ini, perusahaan berisiko mengeluarkan biaya lebih tinggi tanpa menyelesaikan masalah alur kerja yang ada.

Perusahaan yang menggunakan agen mulai memahami bahwa alur kerja mereka dirancang berdasarkan celah penilaian manusia, bukan eksekusi mesin. Ketidakjelasan dalam proses membuat kesulitan bagi sistem AI untuk menyelesaikan tugas. Tim Parulekar menemukan bahwa memecah proses menjadi langkah-langkah yang lebih jelas membuat eksekusi menjadi lebih terarah.

Namun, merumuskan alur kerja tidak selalu memperbaiki yang rusak. Jika terdapat langkah-langkah cacat, pengkodean untuk agen hanya akan memperburuk masalah. Hal ini menuntut tim untuk meninjau kembali apa yang efektif dan apa yang tidak dalam proses kerja mereka. Dengan adanya kontrol yang lebih baik, tanggung jawab dalam mencapai hasil task menjadi kunci keberhasilan, baik bagi manusia maupun agen.

Exit mobile version