fost-nepal.org – Zillow, perusahaan teknologi yang berfokus pada pasar properti, baru saja merayakan dua dekade keberadaannya dan kini mengarahkan perhatian pada masa depan real estat dan teknologi. Dalam episode terbaru podcast GeekWire yang direkam langsung di Atmosphere Seattle, Toby Roberts, Wakil Presiden Senior Teknik di Zillow, membahas dampak kecerdasan buatan (AI) pada proses pembelian dan penjualan rumah.
Roberts menjelaskan bahwa AI telah menjadi titik perubahan signifikan dalam industri ini, di mana AI berfungsi sebagai asisten untuk agen real estat, bukan sebagai pengganti. Dia menunjukkan bagaimana Zillow telah menerapkan sistem manajemen hubungan pelanggan (CRM) yang membantu agen dalam mendokumentasikan percakapan dan mengingat langkah-langkah penting dalam penjualan.
Meskipun teknologi semakin maju, Roberts menegaskan pentingnya aspek manusia dalam transaksi properti, mengingat banyak pembeli menghadapi emosi yang kuat saat melakukan pembelian besar ini. Menurutnya, dengan AI menangani pekerjaan administratif, agen dapat lebih fokus pada interaksi manusia yang penting dalam situasi emosional ini.
Dalam diskusi tersebut, Roberts juga menyoroti tantangan terkait keaslian listing properti, merujuk pada laporan bahwa banyak iklan properti telah dimanipulasi dengan gambar palsu. Ia menekankan harus ada transparansi dalam perubahan gambar yang dilakukan dengan bantuan AI.
Zillow juga berupaya berkolaborasi dengan ChatGPT untuk memberikan pengalaman yang lebih baik bagi pengguna yang mencari properti. Dengan menghubungkan platform mereka ke sistem AI seperti ChatGPT, Zillow mengharapkan dapat meningkatkan efisiensi dalam menjangkau calon pembeli.
Melihat ke depan, Roberts optimis bahwa penerapan teknologi AI bukan hanya akan mempercepat proses, tetapi juga membawa inovasi yang lebih besar di industri real estat.