Site icon fost-nepal

Yann LeCun Memperkenalkan Startup Model Dunia AMI Labs

fost-nepal.org – Yann LeCun, ilmuwan AI terkemuka, baru-baru ini meluncurkan perusahaan baru bernama AMI Labs, yang telah menarik perhatian banyak pihak setelah ia meninggalkan Meta. AMI Labs akan fokus pada pengembangan “model dunia” untuk menciptakan sistem cerdas yang mampu memahami dan berinteraksi dengan dunia nyata. Pengumuman ini datang setelah diluncurkannya situs resmi perusahaan yang menegaskan visi mereka dalam menghubungkan kecerdasan buatan dengan realitas.

Mengembangkan model yang mengaitkan AI dengan dunia nyata kini menjadi salah satu bidang penelitian yang paling menarik, mendatangkan para ilmuwan terkemuka dan investor besar. AMI Labs hadir di tengah persaingan ketat dengan perusahaan lain seperti World Labs, yang didirikan oleh Fei-Fei Li dan telah mencapai status unicorn setelah merilis produk pertamanya, Marble.

Investor tampaknya juga menunjukkan minat yang besar terhadap AMI Labs, dengan laporan bahwa perusahaan tersebut berpotensi mengumpulkan dana dengan valuasi mencapai 3,5 miliar dolar AS. Beberapa investor berpartisipasi termasuk Cathay Innovation dan Greycroft. Namun, posisi CEO dipegang oleh Alex LeBrun, mantan CEO Nabla, sementara LeCun sebagai ketua eksekutif.

LeCun dan timnya berencana untuk menerapkan model dunia ini tidak hanya dalam bidang kesehatan, tetapi juga dalam berbagai sektor seperti otomasi dan robotika. AMI Labs berkomitmen untuk mengembangkan aplikasi di mana reliabilitas dan keamanan sangat penting, serta menyumbangkan pengetahuan kepada komunitas riset global.

Dengan tingkat ambisi yang tinggi, AMI Labs menetapkan Paris sebagai lokasi markas besar, di samping memiliki kantor di Montreal, New York, dan Singapura. Keputusan ini diharapkan memperkuat posisi Paris sebagai pusat kecerdasan buatan, dan disambut positif oleh Presiden Prancis, Emmanuel Macron, yang berjanji akan mendukung kesuksesan LeCun dari Prancis.

Exit mobile version