Pengadilan Ungkap Pentagon Katakan Anthropic Hampir Sejalan

fost-nepal.org – Perusahaan AI Anthropic menghadapi tantangan hukum di pengadilan federal California terkait klaim dari Pentagon yang menyebutkan bahwa mereka merupakan “risiko yang tidak dapat diterima terhadap keamanan nasional.” Dalam dua pernyataan bersumpah yang diajukan, Anthropic menegaskan bahwa posisi pemerintah didasarkan pada kesalahpahaman teknis dan argumen yang tidak pernah diangkat selama negosiasi sebelumnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang sidang yang dijadwalkan pada Selasa depan, 24 Maret, di hadapan Hakim Rita Lin di San Francisco. Perdebatan ini bermula pada akhir Februari ketika Presiden Trump dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth mengumumkan pemutusan hubungan dengan Anthropic setelah perusahaan menolak penggunaan teknologi AI mereka secara bebas oleh militer.

Dua pejabat Anthropic, Sarah Heck dan Thiyagu Ramasamy, mengemukakan pernyataan tersebut. Heck, yang pernah bekerja di Dewan Keamanan Nasional, menyebutkan bahwa klaim bahwa Anthropic menginginkan peran persetujuan dalam operasi militer tidak benar dan tidak pernah diungkapkan selama negosiasi. Ia juga menyoroti bahwa kekhawatiran Pentagon mengenai potensi modifikasi teknologi mereka tidak pernah dibahas sebelumnya.

Sementara itu, Ramasamy menanggapi klaim pemerintah mengenai kemungkinan intervensi dalam operasi militer. Ia menyatakan tidak ada kemungkinan teknis bagi Anthropic untuk mengubah atau menonaktifkan teknologi yang telah diterapkan di lingkungan yang aman secara fisik.

Anthropic berpendapat bahwa penetapan risiko rantai pasokan yang pertama kali diterapkan kepada perusahaan AS merupakan balasan pemerintah atas pandangan mereka mengenai keamanan AI, bertentangan dengan Amandemen Pertama. Sementara itu, pemerintah menolak argumen tersebut dan menyatakan bahwa keputusan yang diambil adalah langkah keamanan nasional, bukan tindakan hukuman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *