fost-nepal.org – Layanan robotaxi Waymo di San Francisco telah kembali beroperasi setelah melakukan “penyesuaian sementara” terkait pemadaman listrik yang mempengaruhi sekitar 7.000 pelanggan PG&E di kota tersebut. Menurut keterangan yang beredar di media sosial, perusahaan menyatakan bahwa pelayanan sempat “ditangguhkan sementara” dengan rute jalan raya yang tidak tersedia.
Seorang juru bicara Waymo mengonfirmasi kepada media bahwa mereka melakukan perubahan sementara untuk memantau kondisi lokal. “Kami memahami bahwa penumpang bergantung pada kami, dan kami akan kembali beroperasi normal secepatnya,” ujarnya. Penangguhan layanan terjadi selama kurang lebih satu jam untuk menilai dampak dari pemadaman listrik yang melanda sebagian besar San Francisco dan berkoordinasi dengan pejabat setempat.
Kejadian pemadaman listrik yang memengaruhi operasi Waymo bukanlah hal yang baru, mengingat sebelumnya kendaraan Waymo pernah terjebak di jalan saat pemadaman terjadi pada bulan Desember lalu. Insiden serupa juga pernah mengganggu lalu lintas saat pertunjukan kembang api di Jembatan Golden Gate pada Hari Kemerdekaan.
Sebagai respon terhadap permasalahan tersebut, Wali Kota San Francisco, Daniel Lurie, menyerukan perlunya regulasi yang lebih ketat untuk mengatur cara kerja kendaraan otonom selama insiden besar, baik yang terencana maupun tidak. Hal ini bertujuan untuk memastikan keselamatan dan keteraturan di jalanan kota. Layanan Waymo saat ini sudah kembali normal, dan pihaknya terus memantau situasi yang berkembang.