Mengapa Selada Selalu Menjadi Penyebab Penyakit pada Orang

fost-nepal.org – Salad biasanya dianggap sebagai pilihan makanan sehat. Namun, saat ini, AS menghadapi wabah cyclosporiasis yang telah menjangkiti lebih dari 7.100 orang di Michigan, yang kemungkinan disebabkan oleh selada iceberg yang dipasok oleh perusahaan Taylor Farms. Penggunaan sayuran berdaun hijau seperti selada sering kali terkait dengan penyakit yang ditularkan melalui makanan. Dalam beberapa tahun terakhir, pernah tercatat wabah E. coli yang berkaitan dengan romaine di restoran Wendy’s dan kasus norovirus di restoran D.C. Cobb di Illinois.

Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) memperkirakan bahwa produk pertanian bertanggung jawab atas hampir setengah dari kasus penyakit yang ditularkan melalui makanan, dengan sayuran berdaun teratas dalam daftar tersebut. Salah satu alasan utama adalah tingkat konsumsi selada yang sangat tinggi di AS, yang menjadi sayuran terpopuler setelah kentang. Banyak jenis makanan cepat saji yang menggunakan selada, baik dalam bentuk sandwich, wrap, atau taco.

Salad siap saji dan campuran sayuran dapat menambah risiko karena biasanya terdiri dari berbagai jenis sayuran dari sumber yang berbeda. Jika satu jenis selada terkontaminasi, maka dapat menyebar ke seluruh kemasan. Proses penanaman selada juga dapat membuatnya rentan terhadap berbagai patogen, terutama ketika menggunakan air irigasi yang tidak diolah.

Selada yang biasanya dimakan mentah tidak mengalami proses memasak untuk membunuh kuman, sehingga risiko infeksi tetap tinggi. Para ahli menyarankan agar sayuran dicuci secara menyeluruh untuk menghilangkan kemungkinan kontaminasi, terutama dari parasit seperti cyclospora yang tahan terhadap banyak pembersih makanan. Upaya mencuci yang intensif, termasuk menggosok, dianggap penting untuk mengurangi risiko infeksi yang diakibatkan oleh selada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *