[original_title]

Festival Film AI Seattle Kembali Tampilkan 200 Film Mengubah Pandangan

fost-nepal.org – Festival Film AI Seattle (SAIFF) kembali digelar untuk tahun kedua kalinya pada 29 hingga 30 Agustus di McCaw Hall, Seattle. Dengan mengusung tema bahwa sinema dapat menggabungkan kreativitas manusia dan kecerdasan buatan, festival ini menampilkan 200 film yang menggambarkan potensi kerjasama antara kedua unsur tersebut.

Creative director SAIFF, John Gauntt, menyatakan bahwa festival ini bertujuan untuk menempatkan Seattle sebagai pusat film AI sekaligus menghapus keraguan tentang kemampuan medium ini. Ia menekankan pentingnya memasukkan elemen AI ke dalam alur kerja kreatif tanpa meninggalkan narasi dan pengarahan dari manusia.

Festival ini tidak hanya menampilkan film, tetapi juga mengadakan panel diskusi yang menghadirkan pembuat film dan pakar industri. Pengunjung dapat melihat film yang memanfaatkan AI untuk animasi, efek visual, serta desain suara, menunjukkan bahwa teknologi ini dapat memperkaya bahasa visual sinema.

Dari 34 negara yang berpartisipasi, Korea Selatan mengirimkan 23 film, dengan kontribusi lainnya dari Kazakhstan, India, Iran, dan Argentina. Gauntt menegaskan bahwa pemilihan Seattle sebagai lokasi festival sangat logis, mengingat reputasi kota ini dalam dunia AI dan ekonomi kreatif yang terus berkembang.

Dengan partisipasi yang diperkirakan mencapai 500 orang, SAIFF juga menawarkan program akselerator AI Kreatif, yang dirancang untuk melatih 30-50 kreator di Seattle dalam menggunakan AI secara efektif. Program ini diharapkan dapat membangun jaringan kolaboratif di antara para pencipta film AI di seluruh dunia.

Ke depan, festival ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara ekosistem teknologi dan ekonomi kreatif di Seattle, memberikan wawasan baru di tengah perubahan cepat yang terjadi dalam industri kreatif.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *