fost-nepal.org – OpenAI mengumumkan penghentian aplikasi video generasi AI bernama Sora, yang juga berfungsi sebagai jejaring sosial. Pengumuman ini disampaikan secara mendadak melalui pesan di platform X, tanpa menyebutkan tanggal pasti penutupan layanan. Meskipun demikian, OpenAI berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut mengenai jadwal penutupan aplikasi serta API yang digunakan pengembang.
Sora pertama kali diperkenalkan pada Februari 2024, menampilkan kemampuan canggih dalam menciptakan adegan video realistis. Namun, peluncurannya pada bulan Desember tahun lalu mendapat tanggapan beragam dari pengguna, terutama karena sejumlah pesaing telah meluncurkan produk serupa. Meskipun demikian, OpenAI tetap berkomitmen untuk mengembangkan model video ini, bahkan meluncurkan versi Sora 2 yang mendukung iOS dan Android.
Beberapa bulan lalu, Disney juga mengumumkan investasi besar sebesar $1 miliar untuk membawa karakter-karakter populer mereka ke dalam Sora. Dalam kolaborasi ini, pengguna diharapkan bisa membuat video baru dengan karakter Disney yang akan ditampilkan di layanan streaming Disney+. Namun, setelah pengumuman penutupan Sora, ketidakpastian menyelimuti kelanjutan kerjasama ini.
Keputusan OpenAI untuk menutup Sora diperkuat dengan pergeseran fokus perusahaan menuju pengembangan “super app” yang mengintegrasikan berbagai kemampuan produk, termasuk ChatGPT dan model AI lainnya. Ini dianggap sebagai upaya untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat dari perusahaan-perusahaan lain seperti Anthropic.
Informasi lebih lanjut mengenai penghentian Sora diharapkan segera tersedia, sementara OpenAI juga tengah merestrukturisasi kepemimpinan serta fokus investasi mereka ke bidang lain, menjadikan masa depan Sora dan produk serupa semakin kabur.