[original_title]

Oppo Dikabarkan Bergabung dengan Realme dan OnePlus dalam Satu Entitas Baru

fost-nepal.org – Oppo telah melakukan penggabungan antara OnePlus dan Realme ke dalam struktur baru yang disebut “unit bisnis sub-seri”. Langkah ini diambil di tengah kekhawatiran mengenai masa depan OnePlus, yang sebelumnya sempat dirumorkan akan ditutup, serta kembalinya Realme sebagai sub-merek Oppo.

Menurut laporan dari berbagai sumber industri, unit baru ini akan dipimpin oleh Sky Li, CEO Realme. Di sektor pemasaran, Xu Qi, yang sebelumnya mengepalai pemasaran global Realme, kini bertanggung jawab untuk sistem pemasaran dan layanan yang terintegrasi untuk OnePlus dan Realme.

Dalam aspek pengembangan produk, Oppo telah membentuk pusat produk dengan tim spesialis yang terpisah baik domestik maupun internasional. Li Jie, Presiden OnePlus China, memimpin struktur ini dan melapor langsung kepada Pete Lau, salah satu pendiri OnePlus. Wang Wei, mantan eksekutif Realme, ditunjuk sebagai wakil manajer umum.

Perubahan signifikan juga terjadi di bidang penelitian dan pengembangan (R&D), di mana tim Realme sepenuhnya diintegrasikan kembali ke dalam Oppo. Berbagai departemen, termasuk pencitraan dan perangkat keras, kini berfungsi di bawah payung Oppo, menggantikan operasional independen yang sebelumnya ada.

Integrasi ini telah dimulai dengan Realme yang telah merelokasi kantornya ke kantor pusat Oppo, dan sejak 1 April 2026, layanan purna jualnya di Tiongkok dikelola oleh jaringan Oppo. Produk-produk seperti ponsel, tablet, dan perangkat IoT kini menggunakan infrastruktur pelayanan yang sama.

Walaupun langkah ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dengan mengoptimalkan sumber daya, masih belum jelas bagaimana dampaknya terhadap identitas merek OnePlus dan Realme di masa depan. Proses ini mungkin akan mengubah persepsi pengguna seiring waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *