Microsoft Luncurkan Model Cybersecurity Pertama dan Sistem Baru

fost-nepal.org – Microsoft secara resmi meluncurkan model keamanan siber terbarunya yang bernama MAI-Cyber-1-Flash serta platform keamanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang disebut Perception dalam sebuah acara kecil di San Francisco. Peluncuran ini menandai langkah signifikan Microsoft dalam bersaing dengan perusahaan besar lain di sektor ini, seperti Anthropic, Google, dan OpenAI.

MAI-Cyber-1-Flash dirancang khusus untuk mengidentifikasi kerentanan yang kompleks dalam kode perangkat lunak. Model ini bekerja sama dengan MDASH, alat Microsoft yang fokus pada identifikasi dan perbaikan kerentanan. Sementara itu, platform Perception bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dalam berbagai alur kerja keamanan, termasuk identifikasi dan perbaikan kesalahan.

Mustafa Suleyman, CEO Microsoft AI, mengklaim bahwa produk terbaru mereka ini lebih kuat dan efisien dari produk kompetitor berdasarkan hasil benchmark keamanan siber yang telah ditentukan. Dia menegaskan bahwa MAI-Cyber-1-Flash telah terintegrasi dengan GPT 5.4 dalam MDASH, mengungguli model-model lain dalam benchmark Cyber Gym.

Hayete Gallot, Wakil Presiden Microsoft untuk keamanan, menjelaskan bahwa Perception dirancang untuk memungkinkan perusahaan melawan serangan berbasis AI, mengingat bahwa para peretas juga semakin menggunakan teknologi ini. Perception memanfaatkan tim yang berfungsi sebagai red, blue, dan green teams, yang masing-masing memiliki tugas berbeda dalam mendeteksi dan menangani bug.

Peluncuran alat keamanan baru ini direncanakan untuk tersedia dalam versi preview pada 3 November dan akan bersaing ketat di pasar yang sudah diisi oleh solusi keamanan AI lainnya, termasuk yang diluncurkan oleh Anthropic dan OpenAI awal tahun ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *