Kepala Penegakan FCC Tawarkan Bantuan untuk Serang Disney

fost-nepal.org – Seorang pejabat senior Komisi Komunikasi Federal (FCC) yang mengawasi stasiun-stasiun milik ABC di California, menawarkan bantuan secara pribadi kepada ketua FCC Brendan Carr dalam upayanya melawan Walt Disney Co. dan acara “Jimmy Kimmel Live!” pada tahun lalu. Email internal yang diungkap menunjukkan bahwa pada 17 September, Carr mengancam Disney dengan tindakan regulasi terkait monolog Kimmel mengenai pembunuhan Charlie Kirk, yang mengakibatkan beberapa afiliasi stasiun besar menghapus siaran tersebut dan memaksa ABC untuk menghentikan sementara acara tersebut.

Setelah peristiwa itu, Lark Hadley, direktur eksekusi FCC untuk wilayah Pantai Barat, mengirim email kepada Carr dan kepala staf FCC, Scott Delacourt, yang berisi dukungan terhadap isu yang dihadapi Disney. Dalam email tersebut, Hadley mengutip komentar Carr dalam sebuah wawancara yang menunjukkan betapa seriusnya situasi tersebut bagi Disney dan mengisyaratkan bahwa tindakan bisa diambil dengan cara yang lebih mudah atau lebih sulit.

Pernyataan Hadley menunjukkan ketidakpahaman dan ketidakpuasan terhadap kurangnya akuntabilitas di kalangan penyiaran. Sikap seorang pegawai negeri yang menyatakan dukungan terhadap kampanye politik memberi pertanyaan terhadap integritas dan netralitasnya, berpotensi melanggar etika pemerintah yang melarang keterlibatan dalam perkara yang bisa dipertanyakan objektivitasnya.

Sementara itu, kantor pusat FCC biasanya menangani keluhan konten televisi, Hadley’s office memiliki otoritas langsung terhadap stasiun ABC di yurisdiksinya. Penangguhan singkat “Jimmy Kimmel Live!” menjadi ujian bagi kemampuan Carr dalam memanfaatkan regulasi FCC terhadap kritik politik. Setelah ancaman publik Carr, beberapa jaringan afiliasi besar menolak menayangkan program tersebut, memaksa Disney untuk menarik sementara acara itu.

Pengacara Will Creeley dari Foundation for Individual Rights and Expression menyatakan bahwa dukungan pejabat seperti Hadley terhadap ancaman regulasi menunjukkan penyalahgunaan kekuasaan yang harus dipertimbangkan demi menghormati Konstitusi dan kebebasan berekspresi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *