Southwest Airlines Tinggalkan Penataan Tempat Duduk Terbuka

fost-nepal.org – Southwest Airlines, yang berbasis di Dallas, baru saja meluncurkan kebijakan tempat duduk yang ditetapkan, mengakhiri kebijakan tempat duduk terbuka yang telah berlangsung selama lima dekade. Perubahan ini menandai langkah signifikan dalam operasi maskapai yang terkenal dengan cara uniknya dalam penanganan penumpang. Pendekatan baru ini mendorong penumpang untuk duduk berdasarkan grup yang ditentukan, bukan berdasarkan waktu check-in.

Dengan metode baru yang dikenal sebagai WILMA (Window-Middle-Aisle), penumpang akan naik ke pesawat dimulai dari bagian belakang. Pemegang kursi jendela mendapat prioritas untuk naik terlebih dahulu, diikuti oleh pemegang kursi tengah dan aisle. Metode ini dirancang untuk meminimalkan kemacetan di lorong ketika penumpang mencari tempat duduk mereka dan memberi waktu bagi penumpang kursi jendela untuk menaruh barang bawaan mereka. Meskipun digunakan oleh beberapa maskapai lain, termasuk United Airlines, metode ini juga dinilai lebih efektif.

Namun, kebijakan baru ini juga membawa tantangan. Southwest sekarang mengadopsi pendekatan yang lebih kapitalis, memberikan keuntungan lebih bagi penumpang yang sering terbang dan mau membayar lebih untuk boarding lebih awal atau mendapatkan ruang kaki tambahan. Penumpang yang membeli tiket dengan tarif “priority boarding” akan naik lebih awal, diikuti oleh pelanggan dengan tarif “choice extra” dan anggota kartu kredit, sementara penumpang kelas ekonomi biasa akan menjadi yang terakhir.

Menurut CEO Southwest Airlines, Robert Jordan, perubahan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan, termasuk dari kursi ruang kaki tambahan yang diperkirakan dapat menghasilkan tambahan 1,5 miliar dolar per tahun. Meskipun langkah-langkah ini dimaksudkan untuk menciptakan efisiensi, pakar penanganan pesawat, John Milne, memperingatkan bahwa program loyalitas dan biaya tambahan dapat memperlambat proses boarding secara keseluruhan, berpotensi mengganggu harapan untuk efisiensi yang lebih baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *