[original_title]

Vaksin multi-corona pertama di dunia mulai uji coba manusia

fost-nepal.org – Sebuah kandidat vaksin yang dirancang untuk melawan berbagai jenis coronavirus, termasuk penyebab COVID-19, kini memasuki tahap uji klinis manusia di Australia. Vaksin ini dikembangkan oleh Institut Desain Protein Universitas Washington dan dipimpin oleh perusahaan farmasi asal Korea Selatan, SK bioscience.

Vaksin yang diberi nama GBP511 ini berbeda dari vaksin tradisional yang umumnya hanya menargetkan satu jenis virus. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan terhadap berbagai coronavirus secara bersamaan. SK bioscience sebelumnya telah berkolaborasi dengan peneliti dari Universitas Washington untuk mengembangkan vaksin COVID-19 yang telah mendapat persetujuan dari badan regulasi.

Program GBP511 menerima dukungan pendanaan sekitar 65 juta dolar AS dari Coalition for Epidemic Preparedness Innovations. Hal ini menjadi langkah penting dalam penelitian vaksin yang lebih luas, terutama dalam konteks pencegahan wabah yang dapat dipicu oleh coronavirus.

Neil King, profesor biokimia di Universitas Washington, menegaskan bahwa GBP511 adalah vaksin pertama yang mencapai tahap pengujian manusia untuk melindungi terhadap berbagai strain virus penyebab COVID-19 dan jenis coronavirus terkait lainnya. Vaksin ini menggunakan teknologi nanopartikel yang dirancang secara komputer untuk memicu respons imun terhadap berbagai invasi virus.

Uji coba fase 1/2 ini diluncurkan bulan lalu dan diharapkan melibatkan sekitar 368 orang dewasa sehat di Perth, Australia Barat. Hasil dari penelitian yang bertujuan untuk menguji keamanan dan efektivitas vaksin ini diperkirakan akan tersedia pada tahun 2028. Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sistem imun untuk mengenali dan melawan virus-virus dalam keluarga sarbecovirus, termasuk yang berasal dari hewan yang dapat menular ke manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *