[original_title]

Blue Origin Gunakan Roket New Glenn Lagi, Satelit Melenceng Orbit

fost-nepal.org – Blue Origin, perusahaan luar angkasa yang didirikan oleh Jeff Bezos, melakukan peluncuran satelit menggunakan roket New Glenn yang telah digunakan sebelumnya. Peluncuran yang berlangsung pada 19 April 2026 ini menandai debut pertama bagi satelit BlueBird 7 milik AST SpaceMobile. Namun, peluncuran ini juga membawa kabar buruk, karena satelit tidak berhasil ditempatkan dalam orbit yang tepat.

Peluncuran berlangsung di Cape Canaveral Space Force Station, Florida, pada pukul 07:25 ET. Booster pertama, yang dikenal sebagai “Never Tell Me the Odds”, berhasil mendarat di platform terapung di Samudra Atlantik setelah peluncuran. Tim Blue Origin merayakan keberhasilan ini, tetapi beberapa jam kemudian, AST SpaceMobile mengumumkan bahwa satelit mereka tidak berada di orbit yang direncanakan.

AST SpaceMobile menyatakan dalam siaran pers bahwa walaupun satelit telah dilepaskan dan menyala, posisinya terlalu rendah untuk beroperasi. Akibatnya, satelit tersebut harus ditarik kembali ke atmosfer. Perusahaan memperkirakan biaya tersebut akan ditutupi oleh polis asuransi mereka.

Blue Origin telah melakukan dua peluncuran sebelumnya dengan New Glenn, dan peluncuran ini menjadi yang ketiga. Dalam peluncuran ini, kehadiran booster yang dapat digunakan kembali menunjukkan kemajuan teknologi roket yang dapat menurunkan biaya peluncuran. Selain itu, AST SpaceMobile berencana meluncurkan sekitar 45 satelit hingga akhir 2026 untuk menghadirkan layanan konektivitas broadband seluler dari luar angkasa ke smartphone.

Meskipun menghadapi tantangan, perusahaan tetap optimis untuk melanjutkan pengembangan satelitnya, berharap dapat menyediakan layanan komersial dalam waktu dekat ketika lebih banyak satelit diluncurkan dan beroperasi dengan baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *