fost-nepal.org – IPO Cerebras Systems mencetak sukses besar pada hari Kamis, menghasilkan miliaran dolar bagi perusahaan, pendirinya, dan para investor utama. Salah satu pemegang saham terkemuka, Benchmark, yang memiliki 9,5% perusahaan, merasakan keuntungan signifikan dari investasi ini. Eric Vishria, salah satu mitra umum di Benchmark, telah menjadi anggota dewan Cerebras sejak tahun 2016, di mana ia turut memimpin putaran pendanaan Seri A sebesar $25 juta.
Vishria awalnya merasa enggan untuk menghadiri pertemuan dengan Cerebras, yang mengakibatkan dia merenungkan kembali keputusan tersebut. Namun, setelah mendengarkan presentasi dari CEO Cerebras, Andrew Feldman, pandangannya berubah seiring dengan penjelasan ambisius mengenai inovasi chip AI yang diusulkan. Meskipun Vishria tidak sepenuhnya memahami teknologinya, ia berkeyakinan bahwa jika Cerebras dapat mempercepat proses AI, ada peluang pasar yang besar.
Cerebras menghadapi berbagai tantangan selama 8,5 tahun dalam mengembangkan produk mereka, termasuk menciptakan metode pendinginan baru untuk chip berukuran besar. Perlahan, produktivitas mereka meningkat saat teknologi chip mereka terbukti lebih efektif dalam menghasilkan respon AI. Dengan kehadiran pelanggan besar seperti OpenAI dan AWS, Cerebras merasakan lonjakan pendapatan yang signifikan.
Walau mengalami keterlambatan dalam peluncuran publik akibat pengawasan pemerintah terkait keamanan nasional, penundaan tersebut berujung positif. Benchmark kini memiliki 17.602.983 saham senilai $3,3 miliar pada harga pembukaan IPO, yang bisa mendekati $5,3 miliar jika harga tetap stabil setelah satu hari perdagangan. Hal ini menyoroti keberhasilan investor dalam mencari peluang di luar zona nyaman mereka.