fost-nepal.org – Apple baru saja meluncurkan MacBook Neo, laptop terjangkau pertamanya yang ditujukan untuk berbagai segmen pasar. Peluncuran ini berlangsung pekan lalu dan laptop ini segera tersedia di sejumlah pasar global. Menjelang peluncuran, benchmark performa dari MacBook Neo telah muncul yang menarik perhatian calon pembeli.
MacBook Neo ditenagai oleh chip A18 Pro, yang juga terpasang pada iPhone 16 Pro. Hasil benchmark menunjukkan bahwa performa laptop ini sebanding dengan ponsel flagship Apple tersebut. Sebuah model yang terdaftar di Geekbench dengan identifikasi “Mac17,5” diduga sebagai MacBook Neo, meraih skor single-core 3.980 dan multi-core 10.105 dalam tes Geekbench 6.6.0 untuk macOS AArch64.
Sistem operasi yang dijalankan adalah macOS 26.3.1, dan MacBook Neo menggunakan arsitektur yang sama dengan chip seri A Apple. Chip A18 Pro dibangun menggunakan proses 3nm generasi kedua dari TSMC, dilengkapi dengan enam inti CPU, serta neural engine 16 inti yang mampu menyelesaikan tugas AI dengan kecepatan hingga 35 TOPS. Di dalamnya juga terdapat GPU lima inti yang mendukung kinerja grafis.
Dengan spesifikasi dan performa yang sebanding dengan perangkat premium lainnya, MacBook Neo diharapkan dapat menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang mencari laptop dengan kualitas tinggi namun dengan harga yang lebih terjangkau. Peluncuran ini menegaskan komitmen Apple untuk menghadirkan inovasi dan aksesibilitas lebih luas dalam produk teknologinya.