fost-nepal.org – Agnes Kim, seorang mantan karyawan Xbox, mendirikan startup perawatan kulit bernama ViaJiin setelah kehilangan pekerjaan akibat pemotongan karyawan di Microsoft pada Juli lalu. Kim, yang memiliki pengalaman delapan tahun di Xbox, memutuskan tidak menunggu pergeseran berikutnya di dunia teknologi, melainkan mengambil langkah berani untuk mengejar impian menjadi pengusaha.
Kim bergabung dengan Microsoft pada tahun 2018 dan menjabat sebagai direktur yang memimpin ekspansi pasar Xbox di Asia. Namun, tekanan akibat pemotongan yang terus menerus membuatnya merasa tidak aman dalam jabatannya. Memahami bahwa stabilitas korporat tidak dapat diandalkan, ia mulai merancang konsep bisnisnya pada akhir 2025 dan resmi mendirikan ViaJiin pada Maret 2026.
ViaJiin hadir untuk membantu konsumen di Amerika yang merasa bingung dengan pasar kecantikan Korea. Kim menyederhanakan proses dengan menawarkan paket perawatan kulit yang terdiri dari empat produk dasar — pembersih, toner, serum, dan krim — yang dipilih berdasarkan kuis kulit digital. Dia mendapatkan produk dari produsen Korea independen, menghindari merek-merek besar yang umum ditemukan di pasaran.
Sejak memulai pengiriman pesanan pertamanya pada Agustus, Kim juga mengadakan acara lokal untuk memungkinkan pelanggan mencoba produk secara langsung dan telah berhasil mendapatkan tempat di toko K-Beauty & Skin di Renton, Washington. Meski menghadapi tantangan operasional, seperti regulasi FDA dan pengelolaan inventaris, Kim tetap semangat dan tidak ingin kembali ke dunia korporat.
Dia optimis untuk mengembangkan ViaJiin menjadi merek nasional, percaya bahwa pengalaman ini membantunya menemukan jati diri yang selama ini diimpikannya.