[original_title]

MassMutual dan Mass General Brigham Manfaatkan AI untuk Hasil Optimal

fost-nepal.org – Program kecerdasan buatan (AI) di perusahaan jarang gagal karena ide yang buruk. Lebih sering, mereka terjebak dalam fase percobaan yang tidak teratur dan tidak pernah mencapai produksi yang optimal. Dalam sebuah acara oleh VentureBeat, pemimpin teknologi dari MassMutual dan Mass General Brigham membagikan bagaimana mereka menghindari masalah ini, serta hasil yang dicapai saat disiplin menggantikan ketidakpastian.

MassMutual, yang telah beroperasi selama 175 tahun, berhasil menerapkan AI di berbagai sektor bisnis seperti dukungan pelanggan dan pengunderaitan. Hasilnya sangat signifikan, antara lain peningkatan produktivitas pengembang sebesar 30%, serta pengurangan waktu penyelesaian masalah teknis dari 11 menit menjadi satu menit. Sears Merritt, Kepala Teknologi di MassMutual, menyatakan pentingnya menetapkan ukuran keberhasilan dan nilai yang ada sebelum melanjutkan dengan ide apa pun.

Sementara itu, Mass General Brigham, dengan sekitar 15.000 peneliti, awalnya mengadopsi banyak proyek AI tanpa kendali yang jelas. Namun, mereka kemudian menghentikan metode tersebut dan mendalami kebutuhan spesifik setiap departemen untuk mengoptimalkan investasi. Nallan “Sri” Sriraman, CTO di MGB, menegaskan pentingnya tidak membangun alat sendiri jika platform yang ada sudah memadai.

Mereka juga mengedepankan penggunaan AI secara bertanggung jawab dengan memastikan sistem AI tidak mengambil keputusan akhir tanpa keterlibatan profesional medis. Selain itu, Sriraman menekankan perlunya pengawasan yang ketat untuk mengontrol penggunaan AI, dengan kebijakan yang jelas untuk menjaga informasi kesehatan yang terlindungi.

Dalam era teknologi yang terus berkembang, pendekatan terhadap AI harus tetap hati-hati dan terencana agar tidak terjebak dalam kerumitan yang tidak perlu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *