[original_title]

Persiapkan diri untuk misi bulan yang akan menjadi sorotan utama

fost-nepal.org – Misi Artemis 2 dari NASA yang direncanakan akan membawa empat astronaut dalam perjalanan mengelilingi bulan diharapkan menjadi sorotan utama penerbangan luar angkasa pada 2026. Administrator NASA, Jared Isaacman, menekankan bahwa ini adalah momen bersejarah, mengingat terakhir kali astronaut AS melakukan perjalanan ke bulan adalah setengah abad yang lalu. “Kita berada beberapa minggu, mungkin sebulan atau dua bulan lagi dari pengiriman astronaut AS kembali ke bulan,” ujarnya.

Proyek ini juga melibatkan kolaborasi dari tim L3Harris Technologies di Redmond, Washington, yang telah mengembangkan sistem pendorong untuk kendaraan kru Orion yang digunakan dalam misi Artemis 2. Selain itu, Blue Origin, perusahaan antariksa yang didirikan oleh Jeff Bezos, merencanakan peluncuran pendarat Blue Moon tanpa awak pada 2026 untuk mempersiapkan misi bulan mendatang.

Di tahun yang sama, beberapa perusahaan ruang angkasa dari daerah Seattle juga akan meluncurkan misi penting. Misalnya, Stoke Space berencana meluncurkan roket Nova yang sepenuhnya dapat digunakan kembali, sementara Portal Space Systems akan memperkenalkan kendaraan ruang angkasa Starburst di orbit. Perusahaan lain, Starfish Space, akan menguji kemampuan pesawat luar angkasanya, Otter, dalam memberikan peningkatan posisi satelit di ruang angkasa.

Artemis 2 diharapkan dilaksanakan antara Februari hingga April 2026. Jika misi ini sukses, kemungkinan akan membuka jalan untuk Artemis 3 yang direncanakan akan memuat astronaut ke permukaan bulan pada 2027. Dengan beban sejarah dan tantangan yang dihadapi, semua mata kini tertuju pada keberhasilan misi luar angkasa yang akan datang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *