[original_title]

Reaksi negatif terhadap teks AI serupa gerakan anti-GMO

fost-nepal.org – Wikipedia baru saja melarang penggunaan model bahasa besar untuk membuat atau mengedit artikel. Keputusan ini diambil menyusul hasil survei Gartner, yang menunjukkan bahwa 53% konsumen di Amerika Serikat tidak mempercayai hasil pencarian berbasis kecerdasan buatan (AI), sementara 61% di antaranya ingin menonaktifkan ringkasan AI. Munculnya label “Dibuat oleh Manusia” pada platform seperti Substack menunjukkan penolakan masyarakat terhadap konten yang dihasilkan oleh AI.

Dalam konteks ini, pendiri TrueMedia.org, yang aktivis melawan deepfake politik, menekankan pentingnya pemikiran kritis terhadap dampak konten yang dihasilkan AI. Ia berpendapat bahwa meskipun ada kekhawatiran terhadap konten AI, kualitas penyampaian informasi menjadi perhatian utama. Sejak 2017, para peneliti telah memperingatkan tentang potensi reaksi negatif publik terhadap AI, mirip dengan kontroversi terkait organisme hasil rekayasa genetik (GMO).

Sejak tahun 1992, istilah “Frankenfood” telah muncul ketika kontroversi mengenai GMO memunculkan kekhawatiran besar di masyarakat. Saat ini, penggunaan kedelai dan jagung hasil rekayasa genetik telah melonjak, dengan sebagian besar konsumen kini tidak lagi mempermasalahkan isu tersebut. Pertanyaannya adalah, apakah penolakan terhadap konten AI akan mengikuti jalur yang sama? Dengan biaya produksi yang rendah dan ketidakmampuan umum untuk membedakan antara tulisan AI dan manusia, banyak yang mungkin akhirnya menerima keberadaan konten AI.

Pasar sepertinya telah menemukan cara untuk mengatasi masalah ini, dengan banyak perusahaan mulai membayar untuk konten yang ditulis manusia. Meskipun kekhawatiran terhadap potensi dampak negatif AI dan kontennya tetap ada, langkah-langkah untuk verifikasi dan kontrol kualitas tetap menjadi solusi untuk masalah ini. Larangan Wikipedia adalah sinyal yang jelas dari sebagian pengguna, meskipun tidak mencerminkan perilaku mayoritas pembaca.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *