[original_title]

Ultrahuman Kembali: Apakah Ring Pro Dapat Menyaingi Oura?

fost-nepal.org – Ultrahuman kembali hadir di pasar Amerika Serikat setelah mengalami ketidakpastian akibat sengketa paten yang membuatnya absen sejak Oktober lalu. Perusahaan asal Bengaluru, India ini telah mendapatkan izin dari Badan Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS untuk kembali beroperasi.

Sebelumnya, Komisi Perdagangan Internasional AS memutuskan mendukung Oura dalam kasus pelanggaran paten terhadap Ultrahuman dan Ringconn, yang mengakibatkan Ultrahuman menarik produk ‘Ring Air’ dari pasar AS. Meskipun demikian, Ultrahuman tidak tinggal diam; mereka menggugat balik Oura dalam upaya melindungi hak patennya.

Dengan kembali ke pasar, Ultrahuman kini memperkenalkan produk baru mereka, Ring Pro, yang menawarkan sejumlah pembaruan teknologi. Ring Pro dilengkapi dengan sensor detak jantung yang didesain ulang serta prosesor dual-core untuk pembelajaran mesin, memungkinkan perangkat ini menyimpan data kesehatan selama 250 hari, jauh lebih lama dibandingkan Oura yang hanya dapat menyimpan data selama seminggu.

Salah satu daya tarik utama produk ini adalah model bisnis Ultrahuman yang tidak membebankan biaya langganan untuk mengakses metrik kesehatan inti, berbanding terbalik dengan Oura. Ultrahuman bahkan menawarkan beberapa alat tambahan, yang disebut PowerPlugs, secara gratis. Dalam fitur ini, pengguna dapat mengakses pelacakan ovulasi serta saran terkait konsumsi kafein dan penyerapan vitamin D.

Namun, beberapa fitur tambahan pada PowerPlugs, seperti deteksi AFib dan dukungan kesehatan mental, mungkin dikenakan biaya. Kembalinya Ultrahuman menandai langkah maju dalam persaingan di pasar smart ring yang semakin ketat, terutama menghadapi rival seperti Oura.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *