fost-nepal.org – Ventures Platform, sebuah firma ventura yang berbasis di Nigeria, berhasil mengumpulkan dana kedua sebesar $83 juta yang melebihi target yang ditetapkan. Pendanaan ini menandai ekspansi firma tersebut ke luar pasar domestik Nigeria, dengan strategi yang disesuaikan untuk menghadapi pasar ventura yang semakin kompetitif dan selektif.
Menurut Kola Aina, pendiri Ventures Platform, dana ini akan digunakan untuk mendukung pendiri awal di berbagai sektor, termasuk fintech, kesehatan, dan SaaS. Aina menekankan bahwa teknologi, khususnya kecerdasan buatan (AI), memainkan peran penting dalam mengubah ekonomi pelaksanaan layanan di pasar Afrika. Dia menyoroti potensi AI untuk mengurangi biaya dan mengatasi kekurangan tenaga kerja di sektor-sektor tersebut.
Proses penggalangan dana yang berlangsung selama satu setengah tahun ini mencerminkan lingkungan yang semakin ketat, di mana investor yang berpartisipasi (LPs) menjadi lebih selektif dalam menilai kinerja dan potensi pengembalian investasi. Meskipun jumlah dana yang terkumpul pada tahun ini lebih rendah dibandingkan tahun lalu, dengan sekitar $930 juta untuk lebih dari 200 transaksi, namun Ventures Platform tetap optimis.
Dana kedua ini direncanakan akan digunakan dalam jangka waktu tiga hingga empat tahun ke depan, dengan nilai investasi mencapai $3 juta per perusahaan. Ventures Platform juga telah memulai proses investasi dengan lima perusahaan di Kenya, Afrika Selatan, dan Mesir. Aina mencatat bahwa pemangku kepentingan kini lebih menuntut bukti konkret mengenai kemampuan manajer untuk mengubah nilai portofolio menjadi pengembalian yang nyata.
Aina menegaskan bahwa perubahan pola pikir investor menuju pemahaman yang lebih mendalam mengenai akses terhadap bakat terbaik dan cara dana beroperasi di pasar lokal sangat penting untuk keberhasilan di pasar yang semakin matang ini.