[original_title]

Agen AI Menyajikan ROI Nyata, Ini Temuan Pengembang dan CTO

fost-nepal.org – Dalam dunia teknologi, agen kecerdasan buatan (AI) menunjukkan potensi besar dalam meningkatkan produktivitas, meskipun hanya 10% perusahaan yang berhasil menerapkan skala produksinya. Menurut laporan riset yang melibatkan lebih dari 1.100 pengembang, CTO, dan pendiri, sekitar 67% organisasi merasakan peningkatan produktivitas berkat penggunaan agen. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi adalah biaya tinggi untuk inferensi, dengan 49% responden menyebutkan bahwa biaya ini menghambat kemajuan.

Di tahun 2025, sekitar 52% perusahaan telah menerapkan solusi AI, meningkat dari sebelumnya 35% setahun lalu. Jenis agen yang banyak diterapkan adalah sistem otonom yang dapat menyelesaikan tugas tanpa perintah berulang. Sebagian besar dari agen ini digunakan dalam pengembangan kode dan operasi internal, dengan 54% responden melaporkan penggunaan untuk penggenerasian dan refactoring kode.

Dari pengalaman perusahaan yang sudah menggunakan agen, 67% mencatat adanya peningkatan produktivitas, dengan 9% merasakan lonjakan hingga 75%. Keuntungan ini berkontribusi pada penghematan biaya dan pengembangan kapabilitas baru di dalam organisasi.

Meskipun demikian, tantangan tetap ada, terutama terkait dengan biaya operasional yang cukup tinggi untuk menjalankan AI secara efektif. Saat ini, anggaran untuk inferensi sering kali menyerap sebagian besar biaya keseluruhan AI, menghambat pertumbuhan lebih lanjut. Oleh karena itu, perusahaan perlu mencari solusi yang dapat menurunkan biaya tanpa mengorbankan kinerja, agar dapat memaksimalkan manfaat yang didapat dari penggunaan agen-agen AI ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *