[original_title]

Investor Tetap Tertarik dengan Arya.ag Meski Harga Pangan Turun

fost-nepal.org – Arya.ag, sebuah perusahaan agritech asal India, telah menarik perhatian investor dengan model penyimpanan yang inovatif dan layanan pinjaman untuk petani. Meski pasar komoditas global mengalami penurunan harga, Arya.ag tetap mencatatkan profitabilitas. Pada putaran pendanaan Seri D terbaru, perusahaan ini berhasil mengumpulkan dana sebesar $81 juta, di mana lebih dari 70% berasal dari modal utama.

Menyusul tren penurunan harga komoditas, risiko yang dihadapi pasar pertanian global mencakup cuaca ekstrem dan biaya produksi yang meningkat. Meski demikian, Arya.ag tetap berhasil melewati tantangan ini dengan menghindari spekulasi langsung pada komoditas. Perusahaan ini menawarkan penyimpanan berdekatan dengan lahan pertanian dan memberikan kemudahan bagi petani untuk menjual hasil panen mereka di waktu yang lebih menguntungkan.

Didirikan pada tahun 2013 oleh mantan eksekutif ICICI Bank, Arya.ag kini menjangkau antara 850.000 hingga 900.000 petani di sekitar 60% distrik di India, dengan jaringan sekitar 12.000 gudang pertanian. Pendapatan perusahaan bersumber dari biaya penyimpanan, pinjaman dari bank, dan penjualan hasil panen melalui platformnya. Dengan lebih dari ₹110 miliar (sekitar $1,2 miliar) pinjaman yang disalurkan setiap tahun, Arya.ag menawarkan suku bunga yang kompetitif di bawah biaya yang biasa dikenakan oleh agen komisi.

Teknologi memainkan peranan penting dalam manajemen risiko dan skala operasional Arya.ag, termasuk penggunaan AI untuk menilai kualitas bijian dan sistem penyimpanan yang aman. Dengan investasi terbaru, perusahaan ini berencana untuk memperluas penggunaan teknologi dan bersiap untuk penawaran umum saham perdana (IPO) dalam waktu 18 hingga 20 bulan mendatang. Arya.ag juga melihat peluang ekspansi ke pasar di Asia Tenggara dan Afrika melalui model berbasis software.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *