Redwood Materials PHK 10% karyawan untuk fokus bisnis penyimpanan energi

fost-nepal.org – Redwood Materials mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 135 karyawan, yang setara dengan 10% dari total tenaga kerja perusahaan. Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya restrukturisasi untuk mendukung pertumbuhan bisnis penyimpanan energi yang semakin berkembang.

PHK ini terjadi hanya lima bulan setelah perusahaan sebelumnya mengurangi 5% angkatan kerjanya, serta tiga bulan setelah Redwood berhasil menutup putaran pendanaan senilai $425 juta, yang meningkatkan valuasi perusahaan menjadi lebih dari $6 miliar. Meskipun ada tantangan di industri baterai, termasuk kebangkrutan perusahaan lain, CEO Redwood, JB Straubel, menegaskan bahwa langkah ini tidak mencerminkan kondisi negatif bagi perusahaan.

Dalam emailnya kepada karyawan yang tetap, Straubel menyebutkan bahwa Redwood kini lebih kuat dari sebelumnya. Ia mengklaim bahwa bisnis material sudah dalam jalur menuju profitabilitas dan memiliki peta jalan yang menjanjikan ke depan. Redwood juga terus memimpin pasar daur ulang baterai di Amerika Serikat dan menunjukkan momentum positif dalam bisnis penyimpanan energinya, dengan menjalin kerja sama dengan perusahaan seperti Crusoe AI dan Rivian.

Straubel mencatat bahwa pertumbuhan beberapa divisi perusahaan telah melebihi kebutuhan saat ini, yang mendorong keputusan untuk melakukan pemangkasan di berbagai sektor, termasuk teknik dan operasi. Meskipun menghadapi perampingan, ia yakin bahwa perusahaan masih dapat menjalankan proyek penting dengan tim yang lebih kecil namun lebih fokus.

Karyawan yang terkena imbas PHK akan mendapatkan pesangon, tunjangan kesehatan, dan bantuan transisi karier. Straubel mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada para karyawan yang harus pergi, menghargai kontribusi mereka dalam membangun Redwood.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *