fost-nepal.org – Tahun lalu diperkirakan akan dikenang sebagai salah satu momen penting dalam sejarah teknologi, terutama di komunitas teknologi Seattle. Dalam refleksinya, Bill Gates membandingkan awal era komputer pribadi (PC) dengan tahun-tahun awal kecerdasan buatan (AI), menekankan bahwa AI kini menjadi “gratis,” jauh lebih mendalam daripada saat komputer mulai dapat diakses.
Beberapa artikel utama selama tahun lalu mencerminkan perkembangan ini. Meskipun terjadi peningkatan pengeluaran untuk infrastruktur AI, banyak perusahaan menghadapi pemutusan hubungan kerja secara luas. CEO Microsoft, Satya Nadella, menyoroti bahwa keputusan tersebut lebih berkaitan dengan budaya perusahaan ketimbang AI atau penghematan biaya. Amazon pun berupaya menyesuaikan kembali operasional mereka setelah pertumbuhan pesat.
Dalam konteks ini, banyak proyek yang menerapkan AI mengalami kegagalan. Sebuah studi MIT mencatat bahwa 95% proyek generatif AI tidak berhasil memberikan hasil yang diharapkan. Sementara itu, tekanan untuk menggunakan AI di lingkungan kerja muncul tanpa panduan yang jelas.
Di Seattle, perusahaan-perusahaan mulai kembali menerapkan kebijakan kerja tetap. Amazon mengharuskan karyawan bekerja lima hari dalam seminggu, sedangkan Microsoft memberlakukan kebijakan baru mulai 2026. Pertanyaan yang terus muncul adalah mengapa banyak perusahaan startup tidak mampu berkembang menjadi raksasa teknologi baru.
Secara keseluruhan, meskipun ada tantangan dan ketidakpastian, komunitas teknologi Seattle menunjukkan ketahanan dan potensi untuk beradaptasi di tengah perubahan besar yang terjadi di industri ini.